Berjalan Berkilo-kilo Meter Bawa Bantuan untuk Korban Banjir, Nenek Ini Terima Ganjaran Mengejutkan
BANGAI.ID, PEKANBARU -- Kebaikan yang dilakukan sekecil apapun pasti akan mendapat balasan yang setimpal.
Setiap kebaikan yang dilakukan adalah bekas bagi seseorang atas apa yang dilakukannya sebagai mahkluk sosial.
Maka setiap kebaikan yang dilakukan hanya akan menunggu waktu untuk mendapat balasan atas apa yang mereka lakukan.
Demikian juga dengan aksi seorang perempuan tua berusia 71 tahun yang berjalan berkilo-kilo meter membawa pakaian dan barang-barang lain untuk korban topan Idai menarik perhatian orang terkaya di Zimbabwe.
Plaxedes Dilon, nama perempuan tua itu, mendapat banyak pujian setelah sambil berjalan kaki membawa bantuan ke gereja Highland Presbyterian di Harare.
Di tempat itulah para relawan berkumpul untuk mengendalikan upaya penanggulangan bencana dan bantuan untuk ribuan korban topan Idai yang menghantam belum lama ini.
Aksi Dilon itu ternyata menyentuh hati orang terkaya di Zimbabwe Strive Masiyiwa yang berjanji akan membangun rumah untuk perempuan tua itu di mana pun dia inginkan.
Masiyiwa juga berjanji akan memberikan uang 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 14 juta sebulan untuk Dilon.
"Apa yang dia lakukan adalah sebuah tindakan paling mulia yang pernah saya saksikan," kata Masiyiwa lewat akun Facebooknya.
"Saat semua ini sudah berakhir, saya akan mencarinya lalu mengundangnya untuk bertemu saya, jika memungkinkan," tambah Masiyiwa. Seperti dilansir dari tribunpekanbaru.com, Jum'at (29/3/2019).
"Lalu saya akan berdoa bersama dia! Dan, saya akan membangunkan rumah untuknya di mana pun dia mau di Zimbabwe! Rumah itu akan memiliki listrik tenaga matahari dan air bersih," tambah dia.
Dilon memberikan pakaian yang sebenarnya merupakan barang dagangannya sehari-hari setelah dia mendengar kabar banyak orang menjadi korban bencana.
"Saya langsung membungkus pakaian dan jaket yang saya beli untuk dijual kembali. Saya kemudian membawa pakaian itu di pagi berikutnya," kata Dilon kepada ZimLive.
Masiyiwa, yang perusahaannya memimpin upaya penanggulangan bencana di wilayah timur dan selatan Zimbabwe, mengatakan, tindakan yang dilakukan Dilon sungguh menyentuh hatinya.
"Saya mengagumi orang-orang yang langsung beraksi di saat krisis. Tuhan memberkatimu jika kaluan langsung bergerak seperti yang dia lakukan.
Ini bukan tentang seberapa banyak yang kita punya," kata Masiyiwa. Bantuan dari berbagai negara dan organisasi kemanusiaan di seluruh dunia kini sudah mengalir untuk korban topan Idai di Zimbabwe, Malawi, dan Mozambique. (*)
Komentar Anda :