Senin, 21 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
PWNU Riau Kecam Soal Tayangan Acara Televisi Lecehkan Ulama dan Pesantren
Senin, 20-10-2025 - 08:05:00 WIB

TERKAIT:
   
 

RIAUBERKABAR.COM, PEKANBARU - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau menyatakan sikap tegas mengecam isi tayangan program “Xposed Uncensored” di stasiun televisi TRANS 7 yang ditayangkan pada Senin, 13 Oktober 2025. 

Tayangan tersebut dinilai secara nyata telah menghina dan melecehkan lembaga pondok pesantren serta para ulama, khususnya Syaikhona KH. Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Ketua PWNU Riau, KH. Mahali, menyampaikan bahwa pernyataan ini sejalan dengan sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang sebelumnya telah disampaikan oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf. 

Menurutnya, penghinaan terhadap sosok ulama besar seperti KH. Anwar Manshur merupakan tindakan yang sangat melukai hati warga Nahdliyin dan komunitas pesantren di seluruh Indonesia.

"Kami sangat terkejut dan prihatin dengan penggunaan kata-kata yang tidak pantas oleh oknum di TRANS 7 terhadap salah satu sesepuh NU dan ulama pesantren terkemuka di Indonesia,"ujar KH. Mahali.

PWNU Riau menilai permintaan maaf yang telah disampaikan oleh Production Director TRANS 7, Andi Chairil, tidak cukup untuk mengobati luka yang telah ditorehkan. Karena itu, PWNU Riau mendesak jajaran pimpinan TRANS 7 untuk datang langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo dan meminta maaf secara terbuka kepada Syaikhona KH. Anwar Manshur dan keluarga besar Ponpes Lirboyo.

"Permintaan maaf tersebut juga diminta disiarkan luas kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban,"jelasnya.

PWNU Riau mengingatkan, tindakan sembrono seperti yang dilakukan oleh oknum TRANS 7 berpotensi menimbulkan gesekan sosial, bahkan konflik Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). 

"Kami menilai, lembaga penyiaran nasional seharusnya berperan memberikan edukasi dan tayangan yang menyejukkan, bukan justru menyulut ketegangan di masyarakat,"jelasnya.

Para kiai dan santri pesantren, lanjut PWNU Riau, memiliki peran besar dalam perjuangan bangsa, baik dalam mendirikan maupun menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Karena itu, penghinaan terhadap pesantren dan ulama bukan sekadar persoalan individual, tetapi menyangkut marwah dan sejarah perjuangan bangsa,"jelasnya.

Berdasarkan hal tersebut, PWNU Riau menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mereka menyatakan keberatan keras dan mengecam isi tayangan Xposed Uncensored yang dinilai mendiskreditkan dan merendahkan martabat pesantren serta para kiai. 

Kedua, PWNU Riau menuntut agar produser dan seluruh tim redaksi yang terlibat dalam produksi tayangan tersebut diberhentikan dan diberikan sanksi etik maupun disipliner oleh manajemen TRANS 7.

Ketiga, PWNU Riau mendesak stasiun televisi tersebut menayangkan klarifikasi resmi dan membuat program khusus yang menampilkan wajah sejati pesantren secara komprehensif, meliputi aspek keilmuan, akhlak, dan kontribusinya bagi bangsa. 

Selain itu, PWNU Riau juga menginstruksikan kepada Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU Riau untuk segera mengambil langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

"PWNU Riau juga meminta seluruh PCNU se-Riau untuk mengambil langkah proaktif menjaga marwah pesantren di wilayah masing-masing. Tak hanya itu, Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia juga didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepatuhan TRANS 7, termasuk kemungkinan pelanggaran berat hingga pencabutan izin siaran bila diperlukan,"ujarnya



 
Berita Lainnya :
  • PWNU Riau Kecam Soal Tayangan Acara Televisi Lecehkan Ulama dan Pesantren
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Merajut Arah, Melangkah Lebih Jauh, X-MOC Riau Rayakan Usia ke-8
    Minggu 20-09-2026 - 12:07
    Peringatan HUT ke-48 FKPPI Berlangsung Meriah di Pekanbaru
    Sabtu 19-09-2026 - 15:02
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu