DPRD Riau Akan Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Soal Pembakaran Lahan Perusahaan
Senin, 16-09-2019 - 17:40:31 WIB
 |
Foto: ist/*
|
BANGAI.ID, PEKANBARU -- DPRD Riau menyambut kehadiran ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Riau yang menyuarakan soal penuntasan bencana kabut asap, tolak revisi R-KUHP dan RUU KPK mengalir ke DPRD Provinsi setempat, Senin (16/9/2019).
Mahasiswa tersebut ada yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Riau (UIR) dan Universitas Lancang Kuning berhasil memaksa masuk Gedung DPRD Riau. Setelah masuk di dalam ruangan paripurna, para pengunjukrasa ini langsung melaksanakan “sidang rakyat” dan menyampaikan sejumlah orasi.
Ada pun poin tuntutan mahasiswa di antaranya meminta DPRD menyampaikan kepada pemerintah pusat untuk menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan yang di dominasi kalangan korporasi.
Tuntutan mahasiswa ini diterima langsung Pimpinan Sementara DPRD Riau Zukri Misran, Wakil Ketua DPRD Riau usulan Demokrat Asri Auzar, anggota dewan dari Fraksi Golkar Parisman dan Ketua Fraksi Demokrat Agung Nugroho.
Menanggapi aspirasi mahasiswa tersebut, Pimpinan Sementara DPRD Riau Zukri Misran memastikan bakal meneruskan seluruh tuntutan mahasiswa kepada pihak terkait. Termasuk juga menyampaikan kepada DPR RI.
Dia juga menegaskan bahwa DPRD Riau tidak pernah diam dengan persoalan kabut asap yang dirasakan dampaknya oleh hampir seluruh masyarakat Riau. “Seluruh upaya sudah kami lakukan. Tentunya ini berdasarkan tugas pokok dan kewenangan DPRD,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Riau usulan Demokrat Asri Auzar menambahkan, dirinya akan terus berada di barisan depan adik adik mahasiswa dan masyarakat.
Sebab apa yang menjadi tuntutan mahasiswa ini merupakan hak untuk mendapat kehidupan yang lebih layak. ”Kami tampung seluruh aspirasi adik-adik mahasiswa. Kemudian, yakin lah kami akan teruskan ke pihak pihak terkait,” ucapnya.
Di samping itu, tambah Asri, pihaknya juga akan memperjuangkan penegakan hukum yang berkeadilan bagi pelaku pemabakaran hutan dan lahan. Karena apa yang telah terjadi merupakan kejahatan luar biasa yang harus dihukum seberat-beratnya.
Bahkan sebelumnya, DPRD dikatakan Asri telah melaporkan sejumlah perusahaan yang diduga kuat telah melakukan sejumlah pelanggaran kejahatan lingkungan. Maka dari itu, dia berharap laporan yang disampaikan dapat ditindak lanjuti dengan cepat dan tepat.
Setelah mendengar jawaban dari beberapa Wakil Rakyat, para pengunjukrasa pun membubarkan diri dengan tertib. (*)
Komentar Anda :