Massa AMB Demo ke Ditreskrimsus Polda Riau, Minta Plt Bupati Bengkalis Muhammad Ditahan
Selasa, 18-02-2020 - 16:09:02 WIB
 |
| Foto: Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Bengkalis (AMB), mendatangi kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, di Jalan Gajah Mada pada Selasa (18/2/2020), meminta menahan Wabup Bengkalis Muhammad. |
BANGAI.ID, PEKANBARU - Ribuan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Bengkalis (AMB), mendatangi kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, di Jalan Gajah Mada pada Selasa (18/2/2020) siang.
Para demonstran ini meminta dan mendukung Polda Riau segera menahan Wakil Bupati Wabup Bengkalis yang kini sudah ditunjuk sebagai Plt Bupati Bengkalis, Muhammad.
Muhammad yang kini menyandang status tersangka di kasus dalam perkara dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Inhil.
Pantauan di lapangan, para pemonstran memenuhi Jalan Gajah Mada Pekanbaru dan membuat jalan itu macet. Mereka jauh-jauh datang ke Pekanbaru dari Bengkalis menggunakan puluhan bus.
"Kita minta jangan ada intervensi dalam kasus ini. Siapapun itu, segera tangkap dan tahan Muhammad," teriak massa menggunakan pengeras suara.
Aksi massa yang dominan menggunakan potongan kain warna merah di kepalanya, dikawal ketat aparat kepolisian. Mereka juga membawa spanduk besar dan juga kertas karton yang berisi tulisan aspirasi atau tuntutan mereka.
Di antara tuntutan massa yang dikoordinir oleh Iwan Saputra, mendukung Kapolda Riau untuk segera melakukan jemput paksa terhadap tersangka Muhammad yang tidak kooperatif untuk kepentingan kelancaran penyidikan perkara korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM Tembilahan Indragiri Hilir Prov. Riau tahun 2013 yang telah menelan kerugian negara Rp. 2.639.090.623.
Selanjutnya, massa mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Polda dan Kejati Riau, dalam menuntaskan kasus korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM Tembilahan Indragiri Hilir Prov. Riau tahun 2013 setuntas-tuntasnya hingga ke akar-akarnya.
Bahkan masyarakat Bengkalis khususnya dan Provinsi Riau pada umumnya, mendukung dan menantikan keadilan dan kebenaran dapat ditegakkan, serta mengingatkan kepada Gubernur Riau dan oknum anggota DPR RI untuk jangan mengintervensi proses hukum ini.
Kasus dugaan korupsi menimpa Muhammad, terkait proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Inhil, Provinsi Riau, tahun 2013, menyeret nama Muhammad, ST, MP, yang kini menjabat Wakil Bupati Bengkalis sebagai tersangka.**
Komentar Anda :