Rabu, 03 Juni 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
Jumat, 05-10-2018 - 05:22:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku mendapat tekanan dari Partai Golkar dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. Namun, Eni tak merinci tekanan dari partainya itu.

"Ada lah pokoknya itu, ada lah (tekanan). Sudah saya sampaikan juga itu. Semua sudah saya sampaikan ke penyidik," kata Eni usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10).

Eni mengatakan tekanan tersebut tak sampai berbentuk intimidasi ataupun ancaman. Menurut Eni, setiap orang pasti menginginkan keamanan dalam hidupnya.

"Tapi saya tak mengindahkan itu. Tak anggap itu sebagai intimidasi. Yang penting saya sudah berjanji akan kooperatif, menyampaikan apa adanya," ujarnya.

Terkait surat dakwaan pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo, yang menyebut ada aliran uang untuk kepentingan Pilkada Temanggung 2018, Eni tak membantahnya.

Eni menyatakan telah menyampaikan seluruh rincian penggunaan uang yang diterima dari Kotjo kepada penyidik KPK. Salah satunya, kata Eni adalah untuk keperluan organisasinya maupun Golkar.

"Tapi enggak langsung ke pilkada. Memang itu saya yang pakai. Macam-macam untuk keperluan organisasi iya, keperluan partai iya. Macam-macam lah," kata dia.

Eni kembali menegaskan bahwa apa yang dirinya lakukan dalam proyek PLTU Riau-1 ini adalah menjalankan tugas yang diberikan Golkar. Menurutnya, sebagai kader pasti akan mengawal kepentingan partai yang kini dipimpin Airlangga Hartato itu.

"Bahwa saya diperintahkan partai untuk mengawal ini dan tentunya kalau partai yang memerintahkan ya untuk kepentingan partai," ujarnya.

Kotjo didakwa menyuap anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham dalam proyek PLTU Riau-1 senilai Rp4,75 miliar.

Suap itu diberikan agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI), China Huadian Engineering Company Ltd (CHEC), termasuk BNR.(cnn)



 
Berita Lainnya :
  • Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Berkomitmen Terus Melaju 'MengEMASkan Indonesia', PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026
    Selasa 26-05-2026 - 13:44
    Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia
    Sabtu 23-05-2026 - 17:10
    Warga CKR dan Pemko Pekanbaru Perbaiki Drainase untuk Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan
    Jumat 08-05-2026 - 12:22
    Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
    Rabu 06-05-2026 - 03:34
    Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026
    Rabu 29-04-2026 - 13:23
    Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Kembali Gelar Kegiatan “Mengetuk Pintu Langit” dengan Berbagi Makanan Siap Santap
    Minggu 19-04-2026 - 19:52
    Gerakan Peduli Reteh Diinisiasi Idris Laena Salurkan Bantuan Pada Ratusan Korban Kebakaran di Pulau Kijang
    Minggu 12-04-2026 - 09:23
    Idris Laena : Pihak Terkait Harus Beri Perhatian Atas Kebakaran Besar di Pulau Kijang
    Rabu 08-04-2026 - 20:15
    APN Regional Riau I Pastikan Aspirasi Masyarakat Melayu Riau Ditindaklanjuti
    Selasa 07-04-2026 - 20:49
    Pengalaman Matang di Organisasi, Fairus Dipercaya Jadi Ketua Umum ILUNI Imam Bonjol Riau
    Senin 06-04-2026 - 05:45
    Kisah Idris Laena: Mencerdaskan Bangsa, Membangun Peradaban dari Alexandria Islamic School
    Kamis 02-04-2026 - 18:16
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu