Kamis, 06 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
Jumat, 05-10-2018 - 05:22:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku mendapat tekanan dari Partai Golkar dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. Namun, Eni tak merinci tekanan dari partainya itu.

"Ada lah pokoknya itu, ada lah (tekanan). Sudah saya sampaikan juga itu. Semua sudah saya sampaikan ke penyidik," kata Eni usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10).

Eni mengatakan tekanan tersebut tak sampai berbentuk intimidasi ataupun ancaman. Menurut Eni, setiap orang pasti menginginkan keamanan dalam hidupnya.

"Tapi saya tak mengindahkan itu. Tak anggap itu sebagai intimidasi. Yang penting saya sudah berjanji akan kooperatif, menyampaikan apa adanya," ujarnya.

Terkait surat dakwaan pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo, yang menyebut ada aliran uang untuk kepentingan Pilkada Temanggung 2018, Eni tak membantahnya.

Eni menyatakan telah menyampaikan seluruh rincian penggunaan uang yang diterima dari Kotjo kepada penyidik KPK. Salah satunya, kata Eni adalah untuk keperluan organisasinya maupun Golkar.

"Tapi enggak langsung ke pilkada. Memang itu saya yang pakai. Macam-macam untuk keperluan organisasi iya, keperluan partai iya. Macam-macam lah," kata dia.

Eni kembali menegaskan bahwa apa yang dirinya lakukan dalam proyek PLTU Riau-1 ini adalah menjalankan tugas yang diberikan Golkar. Menurutnya, sebagai kader pasti akan mengawal kepentingan partai yang kini dipimpin Airlangga Hartato itu.

"Bahwa saya diperintahkan partai untuk mengawal ini dan tentunya kalau partai yang memerintahkan ya untuk kepentingan partai," ujarnya.

Kotjo didakwa menyuap anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham dalam proyek PLTU Riau-1 senilai Rp4,75 miliar.

Suap itu diberikan agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI), China Huadian Engineering Company Ltd (CHEC), termasuk BNR.(cnn)



 
Berita Lainnya :
  • Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu