BANGAI.ID, PEKANBARU -- Sebagai politeknik pertama di Provinsi Riau, dalam kurun waktu 17 tahun, Politeknik Chevron Riau (PCR) menoreh prestasi yang cukup membanggakan, bahkan pernah 3 tahun berturut-turut menjadi politeknik terbaik di Indonesia, dari 2015 hingga 2017 lalu.
Hal ini disampaikan oleh Dewan Pembina Yayasan PCR, Dr drh H Chaidir MM dalam sambutannya saat widudah mahasiswa PCR, yang dilaksanakan di aula PCR, Sabtu (24/11).
Dalam belasan tahun itu, dikatakan Chaidir, kampus PCR mengalami perkembangan yang cukup pesat, dari berbagai bidang, terutama dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampuni, sehingga menjadikan lulusan PCR yang berkualitas.
Pendirian PCR tersebut dikatakan Chaidir digagas oleh pimpinan Chevron pada saat itu, bersama gubernur Riau, yang saat itu dijabat oleh Saleh Djasit. Pada ketika itu, Saleh Djasit juga datang di tempat wisuda dan Chaidir memintanya berdiri.
"Perkembangan PCR sampai saat ini sangat luar biasa. Pendiriannya tak terlepas dari insiatif pimpinan kita, pimpinan Caltex saat itu dan gubernur Riau saat itu, Pak Saleh Djasit," tuturnya.
Bahkan mantan Ketua DPRD Riau ini juga merekomendasikan agar Saleh Djasit dijadikan sebagai salah satu tokoh pendidikan di Riau, karena cukup banyak dedikasinya dalam bidang pendidikan di Riau.
"Pak Saleh Djasit dalam kepemimpinannya dikenal sebagai tokoh yang sarat akan ide-ide pendidikan. Bahkan saat kepemimpinan beliau juga, banyak lahir tempat pendidikan yang baru. Kalau boleh, saya merekomendasikan beliau agar kita jadikan sebagai salah satu tokoh pendidikan di Riau," imbuhnya.
Hingga saat ini, PCR sudah banyak meluluskan mahasiswanya, dan rata-rata bekerja di perusahaan yang cukup besar, baik di Riau ataupun di luar Riau.
"Bahkan banyak juga yang masih melaksanakan pendidikan, namun sudah bekerja di berbagai tempat. Bekerja di tempat yang bagus dengan gaji yang lumayan," imbuhnya.
Chaidir berharap, agar kedepannya para mahasiswa dan alumni PCR, juga dapat meningkatkan kualitas diri, sehingga dalam bersaing di dunia kerja cukup dipertimbangkan.
"Selain itu, PCR saat ini sudah menerapkan Smart Kampus, hal ini lah yang membuat PCR semakin maju, dan kini progam Smart Kampus tersebut sudah banyak dilirik banyak pihak lain," tuturnya. (Rls)
Komentar Anda :