Minggu, 20 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Kisah Idris Laena: Mencerdaskan Bangsa, Membangun Peradaban dari Alexandria Islamic School
Kamis, 02-04-2026 - 18:16:17 WIB

TERKAIT:
   
 

RIAUBERKABAR.COM, PEKANBARU - Tak banyak yang benar-benar memahami kisah di balik megahnya Alexandria Islamic School. Di balik bangunan dengan arsitektur ikonik dan fasilitas lengkap itu, tersimpan sebuah gagasan besar tentang masa depan pendidikan bahkan peradaban.

Sekolah ini bukan sekadar institusi pendidikan biasa. Ia hadir sebagai simbol bagaimana proses belajar dapat dikemas dalam pengalaman yang utuh, modern, dan berkelas.

Di balik visi tersebut, berdiri sosok Muhammad Idris Laena. Seorang doktor, insinyur, pengusaha, sekaligus politisi yang kiprahnya telah lama diperhitungkan di tingkat nasional.

Namun lebih dari sekadar latar belakang profesionalnya, Idris Laena dikenal sebagai sosok yang memiliki cara pandang berbeda tentang pendidikan.

“Lembaga pendidikan bukan sekadar tempat menuntut ilmu. Ia adalah ruang lahirnya peradaban,” ujarnya suatu ketika, dengan nada tenang namun sarat makna.

Pendidikan Lebih dari Sekadar Nilai
Bagi Idris Laena, pendidikan tidak bisa dipersempit hanya pada angka, nilai akademik, atau sekadar kelulusan. Ia melihat pendidikan sebagai proses panjang dalam membentuk manusia seutuhnya.

Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, keterampilan hidup, serta integritas.

“Anak-anak yang cerdas tanpa karakter, atau terampil tanpa nilai, hanyalah potensi yang belum selesai,” menjadi prinsip yang terus ia gaungkan dalam pengembangan sekolah tersebut.

Konsep inilah yang kemudian diterjemahkan dalam sistem pembelajaran di Alexandria Islamic School mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas yang dirancang sebagai ekosistem pendidikan yang terintegrasi.

Menghadirkan Pengalaman Belajar Berkelas

Tak bisa dipungkiri, Alexandria Islamic School dikenal luas karena fasilitasnya yang lengkap dan tampilan fisik yang terkesan mewah. Namun bagi Idris Laena, kemewahan tersebut bukan tujuan, melainkan sarana.

Ia percaya bahwa pengalaman belajar yang baik harus didukung oleh lingkungan yang memadai. Infrastruktur, teknologi, hingga pendekatan pembelajaran modern menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi unggul.

“Peradaban hanya tumbuh dari pengalaman, sarana, serta wawasan yang memadai,” menjadi landasan dari konsep yang ia bangun.

Menuju Alexandria Institute

Kini, langkah besar berikutnya tengah dipersiapkan. Alexandria Islamic School tidak berhenti sebagai institusi pendidikan dasar dan menengah.
Pengembangan menuju Alexandria Institute mulai digagas, dengan tujuan menciptakan lulusan yang memiliki keterhubungan kuat dengan dunia kerja konsep yang dikenal dengan “link and match”.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan zaman, di mana pendidikan dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan cerdas, tetapi juga siap menghadapi realitas dunia profesional.

Estafet Kepemimpinan Generasi Baru

Seiring berkembangnya visi besar tersebut, tongkat estafet kepemimpinan mulai dipercayakan kepada generasi berikutnya.

Tania Laena Putri dan Astrid Laena Putri disebut akan melanjutkan arah pengembangan Alexandria ke depan.
Kehadiran generasi baru ini diharapkan mampu membawa inovasi sekaligus menjaga nilai-nilai yang telah dibangun sebelumnya.

Simbol Kebangkitan Peradaban

Lebih dari sekadar sekolah, Alexandria Islamic School kini diarahkan menjadi simbol kebangkitan peradaban Indonesia melalui pendidikan.
Sebuah gagasan yang mungkin terdengar besar, namun bagi Idris Laena, perubahan memang harus dimulai dari keberanian untuk berpikir berbeda.

Baginya, pendidikan bukan hanya tentang hari ini melainkan tentang masa depan yang sedang dibangun, dengan kesungguhan, visi, dan komitmen jangka panjang.

Dan dari Pekanbaru, gagasan itu perlahan tumbuh, menyemai harapan bagi lahirnya generasi Indonesia yang lebih unggul, berkarakter, dan siap menghadapi zaman.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Kisah Idris Laena: Mencerdaskan Bangsa, Membangun Peradaban dari Alexandria Islamic School
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Merajut Arah, Melangkah Lebih Jauh, X-MOC Riau Rayakan Usia ke-8
    Minggu 20-09-2026 - 12:07
    Peringatan HUT ke-48 FKPPI Berlangsung Meriah di Pekanbaru
    Sabtu 19-09-2026 - 15:02
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu