Selasa, 04 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Sayed Junaidi: Fitnah Keji Terhadap Jokowi, Soal Isu Tukar Guling Ruas Jalan Nama Jokowi dengan 256 Ribu HA di Kaltim
Sabtu, 24-10-2020 - 04:01:21 WIB
Foto: Sayed Junaidi Rizaldi/ist/*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA -- Pernyataan dari Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Merah Johansyah soal penamaan salah satu Jalan di Abu Dhabi yang dianggap ditukar dengan 256 Ha lahan di Kalimantan Timur, dianggap sebagai statement yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.


Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98 (RNA98), Sayed Junaidi Rizaldi ( pakcik ) mengatakan, harusnya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sekelas Jatam bisa mengeluarkan statement yang akurat dan tidak asal berkomentar, apalagi kalau statement tersebut mengarah kepada asumsi, bahkan fitnah, karena tidak ada bukti atas tudingan itu.

"LSM sekelas Jatam, harusnya mengeluarkan pernyataan yang bisa dipertanggung jawabkan, tidak asal mengomentari suatu hal yang belum dibuktikan. Pernyataan seperti itu harus dibuktikan secara hukum, apakah benar Jokowi melakukan deal-deal politik seperti itu, menjual tanah air hanya gara-gara hanya gara-gara digunakan namanya sebagai salah satu jalan di Abu Dhabi. Kalau hanya sekedar asumsi berdasarkan cuma pikiran-pikiran, tanpa didukung fakta dan data, inikan jelas merusak nama baik bangsa ini negara lain aja menghargai presiden kita, tapi kita sendiri sebagai anak bangsa tidak mau menghargai tidak mau menghormati yang diberikan bangsa lain kepada presiden kita," ujar Sayed, Jumat (23/10/2020).

Keterpilihan Joko Widodo sebagai presiden hingga periode kedua saat ini dikatakan Sayed Junaidi karena dipilih oleh rakyat. Bukan rekayasa Pemilu. Ketika ada tudingan yang tidak beralasan seperti itu, dikatakan Sayed tidak hanya melukai hati seorang Jokowi saja, tapi juga rakyat Indonesia.

"Presiden adalah simbol pemerintahan, simbol negara dipilih secara demokratis, bukan rekayasa Pemilu seperti zaman Soeharto. Kalau memang kita dianggap golongan terpelajar dan golongan cerdas katanya, bertabayyunlah, bukan justru kita menyimpulkan sesuatu itu hanya berdasarkan asumsi," tegasnya.

Kalau pun ibukota baru ketuanya dewan pengarahnya dari Pangeran Abu Dhabi harusnya menurutnya juga tidak bisa membuat asumsi dan mengait-ngaitkan dua persoalan yang berbeda tersebut.

"Sama aja kita berpikir begini, ada seorang pengurus masjid, tiba-tiba dia beli motor baru, sementara masjid sedang dalam pembangunan dan kebetulan dia memang yang ngumpulin dananya. Lalu kita berpikir kalau dia menggunakan uang masjid untuk beli motor baru padahal mungkin baru dapat warisan dari kampung, kan sebaiknya tabayyun. Ayolah fitnah itu sangat keji dan sangat tidak disukai Allah, neraka hawiyah tempatnya," tegas Pakcik .

Sayed menyayangkan pernyataan tersebut, dan berharap agar yang bersangkutan lebih cepat menyadari kesalahannya. Apalagi hal tersebut juga mengarah kepada pembunuhan karakter.

"Nanti ujung-ujungnya dikonfirmasi ke pihak kepolisian minta maaf, tapi tanpa sadar mungkin Anda sadar bahwa fitnah itu jug pembunuhan karakter, kalau tidak ada bukti nggak usah ngomong, kalau mau ngomong harus pakai data sebagai bukti, jangan asumsi," pungkasnya. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Sayed Junaidi: Fitnah Keji Terhadap Jokowi, Soal Isu Tukar Guling Ruas Jalan Nama Jokowi dengan 256 Ribu HA di Kaltim
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu