Fernando Sitorus: Copot Fadjroel Karena Merusak Jokowi
Rabu, 16-09-2020 - 10:09:26 WIB
 |
| Foto Fernando Sitorus/ist* |
BANGAI.ID, JAKARTA -- Sebagai juru bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman belakangan seperti hilang ditelan bumi. Tidak ada terdengar suaranya, apalagi Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19, Fadjroel nyaris tidak ada suara.
Lulusan Pascapolitik Universitas Indonesia, Fernando Sitorus mengatakan, beberapa waktu terakhir Fadjroel memang nyaris tiada statement pernyataan, yang terang benderang membela republik ini.
"Padahal dia digaji pakai uang negara, menghadap ke atas negara, bahkan jadi komisaris salah satu BUMN. Makan gaji buta. Alangkah baiknya dia mundur, itu lebih terhormat, kasihan Presiden Jokowi, kasihan negara dan bangsa ini," ucap Fernando, Rabu (16/9/2020).
Selain itu, dikatakan Fernando, cuitan Fajroel Rahman di twitter beberapa waktu lalu menarik perhatian banyak kalangan. Cuitan tersebut bukan karena keberhasilannya dalam mengemban tugas sebagai juru bicara presiden, tapi justru memancing kegaduhan.
"Sebagai juru bicara presiden, seharusnya orang yang paling terdepan menyuarakan untuk kepentingan kedamaian dan kondusif politik di Indonesia, bukan membuat kegaduhan," imbuhnya.
Dia menambahkan, sudah selayaknya Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan mengganti Fajroel sebagai Jubir Presiden. Karena sejak awal dilantik sebagai Jubir Presiden belum menunjukkan kemampuannya untuk mengemban tugas tersebut.
"Kalau Presiden Jokowi ingin mengganti Fajroel, sebaiknya juga mempertimbangkan dari teman-teman aktivis 98 sebagaimana selama ini Fajroel dianggap mewakili dari aktivis 98. Sebaiknya sosok yang berani dan mampu menangkap pemikiran presiden. Karena presiden butuh orang yang berani dan cerdas sehingga akan benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik, bukan hanya sekedar memegang jabatan sebagai Jubir Presiden," ujarnya. (*)
Komentar Anda :