Rabu, 05 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
PDIP Minta Kasus Ratna tak Dipolitisasi
Rabu, 03-10-2018 - 09:26:07 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA -- PDIP meminta tim Prabowo untuk menyerahkan bukti-bukti terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet kepada polisi. Hal itu dilakukan agar kasus hukum menyangkut wanita akativis itu bisa segera diselesaikan.

“Kita ini negara hukum. jika tim pemenangan Prabowo-Sandi betul-betul memiliki bukti otentik atas penganiayaan tersebut, segera laporkan polisi," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (3/10).

Hasto menyarankan tim Prabowo untuk menempuh jalur hukum. Di saat yang bersamaan, dia melanjutkan, tim juga harus meminta visum et repertum atau keterangan tertulis yang dibuat oleh dokter atas permintaan penyidik sehingga publik mendapatkan kejelasan atas persoalan tersebut.

Hasto mengimbau agar persitiwa yang menimpa Ratna Sarumpaet untuk tidak dipolitisir di tengah bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah. Dia mengatakan, upaya memolitisir kasus penganiayaan yang belum jelas itu merupakan langkah yang tidak tepat.

Menurut Hasto, apa yang dipertontonkan dengan memolitisasi kasus kekerasan secara sepihak tanpa adanya laporan ke polisi dan keterangan resmi dari rumah sakit, hanya menghadirkan atraksi playing victim yang tidak etis dan akan mengusik rasa kemanusiaan. Dia mengatakan, itu mengingat perhatian seluruh bangsa saat ini tengah ditujukan pada upaya menolong rakyat yang menjadi korban bencana.

Prabowo diketahui berencana menemui Kapolri Jendral Tito Karnavian untuk membahas kasus penganiayaan yang menimpa salah satu anggota tim pemenangannya itu. Prabowo mengatakan, pertemuan akan dilakukan bersama koalisi Indonesia Adil dan Makmur guna meminta pertanggung jawaban kapolri sebagai penjaga kemanan tertinggi.

Sebelumnya, aktivis sekaligus seniman Ratna Sarumpaet menjadi korban pemukulan sejumlah orang pada Jumat (21/9) lalu. Informasi tersebut juga telah beredar luas di jejaring media sosial oada Senin (1/10) kemarin lusa. Disebutkan bahwa Ratna kini sedang dirawat di sebuah rumah sakit, namun memillih tutup mulut karena masih trauma atas kejadian yang menimpanya.(republika)



 
Berita Lainnya :
  • PDIP Minta Kasus Ratna tak Dipolitisasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu