Bagi sebagian umat Islam yang mengikuti metode hisab, Puasa Tasua telah dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, dan Puasa Asyura pada Kamis, 25 Juni 2026. Sementara itu, bagi yang mengikuti hasil rukyatul hilal, Puasa Tasua jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026, dan Puasa Asyura pada Jumat, 26 Juni 2026.
Meski terdapat perbedaan waktu pelaksanaan, umat Islam tetap dianjurkan menjalankan puasa sunnah tersebut sesuai dengan pedoman yang diyakini masing-masing.
Puasa Asyura sendiri merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram. Rasulullah SAW menganjurkan puasa ini karena memiliki keutamaan besar, salah satunya dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.
Bagi yang akan menjalankan Puasa Asyura hari ini maupun esok hari, berikut bacaan niat yang dapat diamalkan:
Nawaitu shauma 'Asyuraa sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala."
Untuk memperoleh keutamaan yang lebih sempurna, niat puasa sunnah dianjurkan dibaca pada malam hari, yakni sejak setelah Magrib hingga sebelum terbit fajar.
Namun demikian, dalam puasa sunnah, niat juga masih diperbolehkan diucapkan pada pagi atau siang hari sebelum waktu zawal (matahari tergelincir), dengan syarat sejak terbit fajar belum makan, minum, ataupun melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Selain Puasa Asyura, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan Puasa Tasua pada tanggal 9 Muharram sebagai bentuk penyempurna ibadah sekaligus mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Momentum bulan Muharram ini dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan melalui puasa, sedekah, serta berbagai amal saleh lainnya.
Semoga amalan puasa Tasua dan Asyura yang dijalankan pada tahun ini diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi seluruh umat Islam. (ivn)