Selasa, 03 November 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Ngatain Orang Gendut Bisa Dipenjara, Kok Bisa?
Kamis, 22-11-2018 - 18:53:08 WIB
Foto: Ilustrasi/net*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA - Tak jarang ungkapan seperti 'kok gendutan sih,' atau semacamnya sering terdengar di keseharian, baik itu diucapkan secara langsung atau melalui media sosial. Hati-hati lho, perilaku mengolok-olok tersebut bisa termasuk tindak pidana dan pelakunya bisa dipenjara.


Dilansir dari Detik.com, menurut psikolog Universitas Indonesia, Bona Sardo, MPsi, komentar semacam itu dikenal sebagai body shaming yang sifatnya mengolok bentuk fisik seseorang.


"Body shaming kan berarti bentuk ujaran atau ungkapan yang ditunjukkan kepada orang tertentu dengan tujuan menjelek-jelekkan atau mendiskreditkan kondisi fisik seseorang secara keseluruhan atau spesifik mulai dari wajah, rambut, sampai ke bagian tubuh yang lebih di bawah lagi seperti torso, pinggul, paha, kaki, pokoknya semuanya deh," katanya saat dihubungi oleh tim detikHealth, Kamis (22/11).


Dikutip dari CNN Indonesia, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan mengatakan korban body shaming bisa melaporkan perbuatan body shaming ke kepolisian dan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).


"Bahwa yang diarahkan itu bentuknya harus mengandung unsur penghinaan, menjatuhkan harkat dan martabatnya, diketahui oleh orang banyak sehingga dia merasa tercemarkan dengan kalimat body shaming itu, dia menjadi bahan bully-an sehingga orang itu merasa tidak enak," tutur Adi.


Menurut Bona, UU ini akan berdampak positif karena akan memagari dan membatasi penggunaan kata-kata yang tidak pantas digunakan khususnya terkait body shaming, baik secara langsung atau melalui media sosial.


"Ini akan membuat kita semakin teredukasi juga untuk berbicara dan bersikap secara sopan kepada orang lain baik yang kita kenal maupun yang tidak kita kenal," pungkasnya. (*)




 
Berita Lainnya :
  • Ngatain Orang Gendut Bisa Dipenjara, Kok Bisa?
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, Tiga Srikandi UPER Raih Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis
    Senin 26-10-2026 - 18:22
    Politeknik Mulia Rokan Resmi Kantongi Izin, Siapkan Mahasiswa Jadi Kadet Profesional
    Senin 26-10-2026 - 17:14
    Pekan Bazar Kin Men Riau Hadirkan Ragam Lomba Mandarin, Gandeng Pelaku Usaha Berbagai Sektor
    Senin 26-10-2026 - 08:31
    Ketum Satkar Ulama Idris Laena Lantik Pengurus Bangka Belitung, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro
    Sabtu 10-10-2026 - 20:15
    IKTS MLBB Tournament Season 1 Tuntas, Comfort Esport Keluar sebagai Juara
    Senin 05-10-2026 - 09:37
    Dekat dengan Pemerintahan, Akademisi HTN-HAN Diingatkan Tetap Jaga Objektivitas
    Sabtu 03-10-2026 - 16:23
    Waduk Cipta Karya Pekanbaru Akan Ditata, Disiapkan Jadi Ruang Olahraga dan Rekreasi
    Sabtu 03-10-2026 - 11:27
    Polda Riau Berganti Pimpinan, Irjen Arman Achdiat Gantikan Herry
    Sabtu 03-10-2026 - 10:31
    Gandeng Sekolah-sekolah di Riau, Balai Bahasa Riau Gelar FTBI 2026
    Senin 28-09-2026 - 23:22
    Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok
    Kamis 24-09-2026 - 22:05
    HUT ke-58 Kadin Indonesia, Idris Laena Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
    Kamis 24-09-2026 - 05:40
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu